Senin, 04 Maret 2013



Rahasia Teknologi Nazi Jerman Menjadi Incaran Amerika Dan Rusia


Rahasia Teknologi Nazi Jerman Menjadi Incaran Amerika dan Rusia


Berpuluh tahun lalu Amerika Serikat merekrut para ilmuwan Nazi untuk memimpin sejumlah proyek yang mempelopori persaingan untuk menguasai angkasa luar. Para ilmuwan itu memberi Amerika teknologi canggih yang sampai saat ini masih memajukan program angkasa luar NASA. Namun kemajuan itu memiliki beban moral.
Pada akhir Perang Dunia Kedua, rahasia teknologi Nazi Jerman menjadi incaran. Pihak Sekutu berusaha mengambilalih sebanyak mungkin peralatan dan para ahli sambil mencegah negara-negara lainnya melakukan hal serupa.
Pencapaian teknologi Jerman mengejutkan para ilmuwan Sekutu yang ikut dengan pasukan invasi ke Jerman pada tahun 1945. Roket supersonik, gas syaraf, pesawat terbang jet, rudal jelajah, teknologi stealth dan bahan lapis baja yang lebih keras adalah beberapa teknologi terobosan yang dikembangkan di dalam laboratorium dan pabrik Nazi, bahkan saat Jerman hampir kalah perang.
Amerika Serikat dan Uni Soviet-lah, pada awal-awal Perang Dingin, yang bersaing dan berpacu dengan waktu untuk menemukan rahasia ilmiah Hitler yang belum terungkap. Pada Mei 1945, pasukan legiun Stalin berhasil menguasai beberapa laboratorium penelitian atom di Institut Kaiser Wilhelm yang terkenal di pinggiran Berlin. Ini memberi mereka teknologi yang kemudian digunakan untuk membangun gudang senjata nuklir Soviet.
Pasukan Amerika memindahkan rudal-rudal V-2 dari kompleks besar di Nordhausen, yang dibangun di bawah Pegunungan Harz di Jerman Tengah, beberapa saat sebelum Uni Soviet mengambilalih pabrik itu yang kemudian menjadi daerah yang dikuasai Soviet. Tim yang membangun V-2, pimpinan Wernhre von Braun, juga jatuh ke tangan Amerika.
Kejahatan
Tidak lama kemudian Mayor Jenderal Hugh Knerr, wakil panglima pada Angkatan Udara AS di Eropa menulis: “Pendudukan lembaga ilmiah dan industri Jerman mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan bahwa kami sangat terbelakang dalam banyak lapangan penelitian. Kalau kami tidak meraih kesempatan ini untuk menguasai alat dan otak yang mengembangkan teknologi itu dan mempekerjakan mereka, kami akan tetap tertinggal bertahun-tahun.”
Karena itu dimulailah Proyek Paperclip, operasi Amerika yang merekrut von Braun dan lebih dari 700 ilmuwan lainnya yang dibawa dari Jerman. Tujuan proyek itu sederhana: “Untuk mempergunakan ilmuwan Jerman bagi penelitian Amerika dan untuk mencegah sumber ilmiah itu jatuh ke tangan Uni Soviet.” Perkembangan pun berjalan cepat. Presiden Truman memberi ijin bagi Proyek Paperclip di bulan Agustus 1945 dan pada 18 November, sekelompok ilmuwan Jerman pertama sampai di Amerika.
Tetapi ada satu masalah. Truman memerintahkan bahwa siapapun yang didapati sebagai “anggota partai Nazi dan berperan dalam kegiatannya, atau pendukung aktif militerisme Nazisme” tidak akan diijinkan. Menurut kriteria tadi bahkan von Braun sendiri, orang yang bertanggungjawab atas pemotretan di Bulan, seharusnya tidak boleh bekerja untuk Amerika. Dia adalah anggota berbagai organisasi Nazi dan memegang jabatan di pasukan khusus Nazi, SS. Catatan intelijen awal tentang von Braun menyebut pria itu sebagai “resiko bagi keamanan”. Dan rekan-rekan von Braun termasuk:
Arthur Rudolph, kepala operasi di Nordhausen, tempat 20.000 buruh paksa tewas saat membuat rudal V-2. Dia memimpin tim yang membangun roket Saturnus V. Dia digambarkan sebagai “100% Nazi, orang yang berbahaya”. Kurt Debus, ahli peluncuran roket, juga perwira SS. Laporan tentang Debus menyatakan: “Dia harus ditahan karena mengancam keamanan Pasukan Sekutu.”
Hubertus Strughold, yang kemudian dikenal sebagai “bapak obat-obatan angkasa luar”, yang merancang sistem penyokong kehidupan di pesawat angkasa NASA. Beberapa bawahannya melakukan “percobaan” manusia di kamp Dachau dan Auschwitz, tempat tahanan dibekukan hidup-hidup dan ditempatkan di ruangan bertekanan rendah. Banyak dari mereka yang kemudian meninggal.
Semua pria ini dibolehkan bekerja untuk Amerika, kejahatan yang dituduhkan terhadap mereka ditutupi dan latar belakang mereka diputihkan oleh militer Amerika yang berambisi memenangkan Perang Dingin.
Puluhan tahun kemudian, warisan Proyek Paperclip masih sangat penting. Dengan karbon penyerap radar pada kayu lapis dan sayap tunggal yang mulus ke belakang, Horten Ho 229 dari tahun 1944 buatan Jerman dapat dikatakan sebagai pesawat terbang stealth yang siluman pertama. Militer AS memberi satu contoh pesawat kepada Northrop Aviation, perusahaan yang kemudian memproduksi pesawat pembom siluman B-2 Spirit yang bernilai lebih dari 2 milyar dolar, yang dijiplak dari desain pesawat Horten satu generasi kemudian. Rudal jelajah masih menggunakan rancangan rudal V-1 dan mesin scramjets yang memotori pesawat hipersonik canggih NASA X-43 dapat diwujudkan berkat teknologi jet Nazi Jerman.
Dokumen Proyek Paperclip yang masih dirahasiakan membuat berbagai kalangan termasuk Nick Cook, konsultan teknologi angkasa luar di mingguan Jane’s Defence, berspekulasi bahwa Amerika mungkin telah mengembangkan teknologi maju Nazi lainnya termasuk alat anti gravitasi, yang merupakan sumber energi berjumlah besar.
Meskipun kesuksesan Proyek Paperclip tidak diragukan lagi, banyak orang akan memilih untuk mengingat ribuan nyawa orang yang dikorbankan demi mengirim manusia ke angkasa luar. Untuk ambisi sebuah perjalanan ruang angkasa, para penjahat Perang Dunia II itu dilindungi dan dibersihkan namanya.





Sumber : pesawatterbang.net

 Astronom Saksikan Planet yang Sedang Diciptakan  

Astronom Saksikan Planet yang Sedang Diciptakan  


Ahli astronomi dari Institut Teknologi Federal (ETH) Zurich, Swiss, memotret planet yang baru terbentuk di sebuah bintang muda. Bakal planet itu bersinar amat terang karena masih memakan gas di sekitarnya.

Janin planet tersebut terletak di sekitar bintang HD 100546, yang terletak 335 tahun cahaya dari Bumi. Di sekeliling bintang terdapat gas dan debu sisa kelahiran bintang. Material sisa ini mengindikasikan bahwa bintang baru lahir.

Di sebelah bintang, terdapat titik terang lain. Kali ini berukuran lebih kecil. "Ukurannya sebesar Jupiter," ujar ahli astronomi Sascha Quanz dari ETH Zurich.

Gambar bintang dan planet itu terlihat melalui Very Large Telescope milik European Southern Observatory di Cile. Teleskop ini memiliki kemampuan melihat cahaya inframerah yang dipancarkan langsung dari jantung planet yang diselimuti gas. Inframerah merupakan "warna" favorit astronom untuk melihat tembus pandang.

Menurut dia, planet yang terang-benderang ini justru belum terbentuk sempurna. Pasalnya, planet masih dikelilingi oleh debu dan gas. Material ini, masih terus berjatuhan ke pusat sampai benda bulat tersebut matang sebagai planet. Kini janin planet tersebut masih berupa planet gas raksasa.

Penelusuran janin planet dilakukan dalam lima tahun terakhir. Waktu penelitian yang panjang dikarenakan waktu revolusi planet yang amat pelan, yaitu 360 tahun. Dalam waktu lima tahun, planet seharusnya bergerak lebih dari lima derajat busur.

"Perjalanan lambat hanya mungkin terjadi jika benda ini planet yang sedang terbentuk," ujar dia.

Penelitian terdahulu menyebutkan bintang HD 100546 tidak hanya mengasuh sebuah janin planet, melainkan dua. Rupanya bintang induk bergerak sempoyongan akibat tarikan planet kedua ini. Ada kemungkinan gravitasi planet kedua mengganggu janin planet yang baru ditemukan dan melontarkan planet ke lingkaran orbit lebih luar.





Sumber : TEMPO.CO

Amerika Siapkan Jet yang Mampu Terbang Vertikal

 

Amerika Siapkan Jet yang Mampu Terbang Vertikal


  Tinggal landas secara vertikal tidak akan lagi menjadi monopoli helikopter. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), lembaga riset pertahanan Amerika Serikat, sedang mencari insinyur aerodinamika yang mampu merancang dan mengembangkan jet tempur yang bisa terbang vertikal (vertical take off and landing/VTOL).

Tidak hanya itu, DARPA juga menginginkan jet tempur yang diberi nama X-Plane itu tetap memiliki kemampuan dasar sebuah pesawat jet, yakni mampu terbang secepat kilat dengan jangkauan area jelajah luas serta konsumsi bahan bakar sangat efisien.

Ashish Bagai, manajer program baru di Kantor Teknologi Taktis DARPA, mengatakan proyek X-Plane diluncurkan untuk menantang industri pertahanan dan insinyur untuk memikirkan pengembangan pesawat multiguna dari sisi kemampuan terbang, kecepatan, dan kapasitas angkut beban.

"Kami mencari perkawinan teknologi jet dengan teknologi baling-baling milik helikopter," kata Bagai, seperti dikutip laman Tech News Daily, Senin, 4 Maret 2013.

Militer Amerika telah memimpikan jenis pesawat canggih tersebut selama setengah abad. Namun, sejauh ini para insinyur masih gagal merancang sebuah pesawat yang mampu bermanuver dalam ruang yang sempit, mendarat di tanah yang alakadarnya, bergerak ke segala arah, dan melayang-layang di udara pada posisi yang tetap.

Bagai mengatakan, para insinyur aerodinamika bakal menghadapi hambatan desain yang rumit untuk membuat X-Plane. Di antaranya, soal bahan bakar yang efisien, kapasitas angkat yang rendah, pengendalian, kesederhanaan, dan keandalan desain.

DARPA berharap proyek X-Plane mampu menghasilkan sebuah pesawat canggih yang dapat digunakan untuk mengangkut unit pasukan operasi khusus dengan cepat dan aman. "Pesawat itu juga dibayangkan menjadi pilihan transportasi cepat yang andal serta untuk unit medis pengangkut pasien," ujar Bagai.





Sumber : TEMPO.CO

Selasa, 26 Februari 2013

Sejarah Gundam

Awal Mula Anime Gundam


Mobil Suite Gundam atau yang lebih dikenal dengan sebutan “First Gundam” adalah serial anime mecha yang dibuat oleh Yoshiyuki Tomino serta Hajime Yatake dan diproduksi oleh Sunrise Inc.. Di Jepangnya sendiri, serial ini pertama kali dirilis pada tanggal 7 April 1979 hingga 26 Januari 1980, sepanjang 43 episode. Jadi sudah cukup tua rupanya Gundam ini.
Serial ini kemudian disunting ulang untuk ditayangkan di teater dan akhirnya dibagi menjadi tiga buah film pada tahun 1981. Yang menjadi desainer karakter serial ini adalah Yoshikazu Yasuhiko, sementara desainer mecha-nya adalah Kunio Okawara, termasuk untuk robot utamanya, RX-78-2 Gundam.
Awalnya serial Gundam tidaklah popular seperti sekarang. Bahkan Gundam sempat diberhentikan tayangannya di televisi sebelum serial ini selesai. Serial yang pada awalnya memiliki 52 episode dipotong hingga menjadi hanya 39 episode saja oleh para sponsor serial, termasuk oleh para pembuat mainan serial ini. Akan tetapi, para staf akhirnya bisa bernegosiasi dengan mereka dan mendapatkan satu bulan tambahan, sehingga serial ini tamat pada episode 43.

 Serial Gundam terbagi menjadi beberapa Time Lines dengan alur cerita masing2:

1. Universal Century (UC)
2. Mobile Suit Gundam
3. Mobile Suit Zeta Gundam
4. Future Century
5. After Colony
6. After War
7. Correct Century
8. Cosmic Era
9. Anno Domini

Bila diurutkan berdasarkan tahun, serial maupun OVA (Original Video Animation) Gundam terdiri dari:

1. Mobile Suit Gundam
2. Mobile Suit Zeta Gundam
3. Mobile Suit Gundam ZZ
4. Mobile Suit Gundam: Char's Counterattack
5. Mobile Suit Gundam 0080: War in the Pocket
6. Super Deformed Gundam
7. Mobile Suit Gundam F91
8. Mobile Suit Gundam 0083: Stardust Memory
9. Mobile Suit Victory Gundam
10. Mobile Fighter G Gundam
11. Mobile Suit Gundam Wing
12. Mobile Suit Gundam: The 08th MS Team
13. After War Gundam X
14. New Mobile Report Gundam Wing: Endless Waltz
15. Turn A Gundam
16. Gundam the Ride: A Baoa Qu
17. G-Saviour
18. Gundam Neo Experience 0087: Green Divers
19. Gundam Evolve
20. Mobile Suit Gundam SEED
21. Superior Defender Gundam Force
22. Mobile Suit Gundam MS IGLOO
23. Mobile Suit Gundam SEED Destiny
24. Mobile Suit Gundam SEED C.E. 73: Stargaze
25. Mobile Suit Gundam 00
26. Mobile Suit Gundam SEED: The Movie

27.Mobile Suit Gundam Unicorn

Setiap seri memiliki tokoh dan tipe robot sendiri, tapi tipe yg paling populer adalah RX-78-2, type ini sudah ada sejak Gundam pertama kali dan mempunyai variasi model cukup banyak, contohnya RX-78- GP01, GP02, GP02 MLRS, GP03, NT-1 Alex, RX-178 dll. Basic Gundam adalah dari model RX-78-2 itu terus dikembangin lagi jadi Gundam Wing Zero, Strike Gundam, dll. Utk tipe robot musuh yg favorit adalah Zaku, Rick Dom, Zeong, Qubeley, Gouf, Gelgoog dll.





 


Model Kit Gundam



Model kit Gundam pada umumnya diproduksi oleh Bandai dan Hongli (Rival) dengan skala dan grade tertentu:

1. SD = Super Deformed

 versi mini dari Gundam dengan kepala besar, kaki dan tangan yang pendek. Gundam cebol ini cukup favorit karena bentuknya yg imut dan lucu. harganya bisa 50rb-180rb



 


2. FG = First Grade

dibuat dengan skala 1/144 (tinggi +-15cm) dengan senjata dan aksesoris yg minimal, biasanya dirakit utk modeler pemula utk latian. harganya kurang dari 100rb.




 


3. HG = High Grade

Skala 1/144 dan 1/100 senjata dan aksesoris lebih lengkap,action pose yg lebih banyak. pilihan modelnya bisa dibilang paling banyak dan harga nya cukup terjangkau. harga berkisar 150rb-300rb an.




 

4. NG (Non Grade)
 

Gunpla dengan skala 1/144 atau 1/100. Pada dasarnya dikatan Non Grade karena Bandai sendiri tidak menamai grade ini. Kalau untuk detailnya sih terkesan mirip dengan HG. Harganya berkisar 150-500 ribu rupiah.



6.HGUC=High Grade Universal Century

ebenernya mirip2 HG... skalanya 1/144 (kalau jadi sekitar 10cm tingginya). bedanya HGUC itu gundam atau mobile suitnya yang ada di timeline Universal Century.. perbedaan dengan HG biasa, biasanya HGUC lebih detail. Selain HGUC, ada juga HGAW (HG After War), HGFC (HG First Century). Konesepnya mirip2 HGUC hanya perbedaan timeline gundamnya saja. Untuk beberapa HGUC, gundamnya ada yang hampir setinggi MG kalau sudah selesai dirakit.

 

 

4. MG = Master Grade 

Skala 1/100 dan 1/60, ini adalah favorit modeler karena pilihan aksesoris yang banyak, moving parts yg lebih baik, ukuran yg besar cuma harga nya cukup mahal..mulai 300rb-800rb an lebih. menurutku ini grade yg paling worth to build





7. PG = Perfect Grade

Dan...... ini dia nih yg paling muahal, ak paling banyak dengan detail yg lengkap, parts nya bisa mencapai 1000 pieces, ada sedikit electrical work, harga nya ngga ada yg dibawah satu juta hahahha... abis beli mendadak miskin